Laporan Akhir Percobaan 2



 

1. Jurnal [kembali]



2. Alat dan Bahan [kembali]

  1. Vsine
  2. Resistor
  3. Osiloskop
  4. Dioda
  5. Baterai

 

3. Rangkaian Simulasi [kembali]

  1. Clipper pemotong atas (clipper positif)

 


  1. Clipper pemotong bawah (clipper negatif)

 

4. Prinsip Kerja Rangkaian [kembali]

  1. Clipper pemotong atas (clipper positif)

Clipper positif adalah bila output rangkaian paralel dengan anoda diode, maka bagian negatif sinyal akan dilewatkan sehingga bagian positif akan dipotong. Awalnya Vsine akan mengalirkan ½ gelombang positif yang dimiliki, maka arus akan mengalir ke resistor, dan terjadi percabangan. Arus akan mengalir ke diode, lalu ke baterai dan ke ground. Arus tidak akan mengalir ke hambatan beban (RL = 10 kΩ) karena diode terhubung singkat dan tegangan RL = 0 V. Saat Vsine mengalirkan ½ gelombang negatif yang dimiliki, maka arus akan mengalir ke R1 dan terjadi percabangan. Arus akan mengalir masuk ke diode, tapi pada diode terjadi reverse bias sehingga aliran arus tidak diteruskan. Arus akan mengalir ke RL = 10 kΩ dimana nilai RL > R1 maka dihasilkan Vout yang mendekati tegangan minimum, maka clipper positif ini sinyal yang berada diatas 0 V akan dipotong.

 

  1. Clipper pemotong bawah (clipper negatif)

Clipper negatif adalah bila output rangkaian paralel dengan katoda diode, maka bagian positif sinyal akan dilewatkan dan bagian negatif sinyal akan dipotong. Awalnya Vsine akan mengalirkan ½ gelombang negatif maka arus akan mengalir ke diode dan arus tidak mengalir ke RL sehingga output pada R L akan 0 V. Saat Vsine mengalirkan ½ gelombang positif, pada diode terjadi reverse bias sehingga aliran arus tidak diteruskan. Arus akan diteruskan ke RL = 10 kΩ dimana dengan nilai RL > R1 dihasilkan output yang mendekati nilai tegangan maksimum, maka clipper negative sinyal yang berada dibawah akan dipotong.

 

5. Video Rangkaian [kembali]

 


6. Analisa [kembali]

1)    Jelaskan prinsip kerja rangkaian clipper atas dan clipper bawah!

Jawab :

a.      Clipper pemotong atas (clipper positif)

Clipper positif adalah bila output rangkaian paralel dengan anoda diode, maka bagian negatif sinyal akan dilewatkan sehingga bagian positif akan dipotong. Awalnya Vsine akan mengalirkan ½ gelombang positif yang dimiliki, maka arus akan mengalir ke resistor, dan terjadi percabangan. Arus akan mengalir ke diode, lalu ke baterai dan ke ground. Arus tidak akan mengalir ke hambatan beban (RL = 10 kΩ) karena diode terhubung singkat dan tegangan RL = 0 V. Saat Vsine mengalirkan ½ gelombang negatif yang dimiliki, maka arus akan mengalir ke R1 dan terjadi percabangan. Arus akan mengalir masuk ke diode, tapi pada diode terjadi reverse bias sehingga aliran arus tidak diteruskan. Arus akan mengalir ke RL = 10 kΩ dimana nilai RL > R1 maka dihasilkan Vout yang mendekati tegangan minimum, maka clipper positif ini sinyal yang berada diatas 0 V akan dipotong.

 

b.     Clipper pemotong bawah (clipper negatif)

Clipper negatif adalah bila output rangkaian paralel dengan katoda diode, maka bagian positif sinyal akan dilewatkan dan bagian negatif sinyal akan dipotong. Awalnya Vsine akan mengalirkan ½ gelombang negatif maka arus akan mengalir ke diode dan arus tidak mengalir ke RL sehingga output pada R L akan 0 V. Saat Vsine mengalirkan ½ gelombang positif, pada diode terjadi reverse bias sehingga aliran arus tidak diteruskan. Arus akan diteruskan ke RL = 10 kΩ dimana dengan nilai RL > R1 dihasilkan output yang mendekati nilai tegangan maksimum, maka clipper negative sinyal yang berada dibawah akan dipotong.

 

2)    Jelaskan bagaimana pengaruh battery terhadap rangkaian clipper!

Jawab :

Baterai dalam rangkaian clipper ini berfungsi untuk batas pemotongan atau level clipping. Jadi ia akan mempengaruhi bentuk gelombang yang akan ditampilkan oleh osiloskop. Selain itu nilai tegangan pada baterai juga akan mempengaruhi nilai tegangan maksimum dan minimum gelombang pada rangkaian.

 

3)    Jelaskan pengarus nilai R terhadap keluaran dari rangkaian clipper (clue: hubungkan dengan hukum ohm)

Jawab :

Ketika rangkaian dijalankan, maka dapat dilihat bahwa semakin besar nilai resistor maka semakin kecil amplitude atau tegangan output pada rangkaian.

 

7. Download [kembali]

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar